Coba ingat-ingat, siapa orang yang pernah membantu kamu? Mungkin orang tua yang selalu ada, teman yang menolong di saat sulit, atau bahkan orang asing yang memberi bantuan tak terduga. Apa yang sudah kamu lakukan untuk menghargai kebaikan mereka?

Wahai wanita Muslimah! Janganlah seorang pun di antara kalian memandang rendah hadiah yang dikirim oleh tetangga perempuannya, meskipun itu hanya berupa kaki domba (bagian kaki yang tidak berdaging).
Coba ingat-ingat, siapa orang yang pernah membantu kamu? Mungkin orang tua yang selalu ada, teman yang menolong di saat sulit, atau bahkan orang asing yang memberi bantuan tak terduga. Apa yang sudah kamu lakukan untuk menghargai kebaikan mereka?
Menyampaikan Terima kasih Rasulullah (ﷺ) bersabda: “Tidak dikatakan bersyukur pada Allah bagi siapa yang tidak tahu berterima kasih pada manusia.”
Terkadang ucapan "terima kasih" dianggap terlalu formal, bahkan ada yang bilang, "Ah, ngapain bilang terima kasih, kan kita sudah kenal dekat." Tapi ternyata, dalam Islam, mengungkapkan terima kasih bukan hanya sopan santun biasa, tapi adalah bagian dari rasa syukur kepada Allah.
Salah satu cara sederhana untuk merasa lebih bahagia adalah berinteraksi dengan orang lain, misalnya dengan mengucapkan terima kasih kepada orang-orang penting dalam hidup kita. Mengucapkan terima kasih tidak hanya membuat penerimanya senang, tetapi juga memberi kebahagiaan bagi yang menyampaikannya.
Medo'akan Agar Allah Membalas Kebaikannya Rasulullah (ﷺ) bersabda: “Barangsiapa yang diperlakukan baik, lalu ia mengatakan kepada pelakunya, ‘Jazakallahu khairan (artinya: Semoga Allah memberimu balasan yang baik), maka sungguh ia telah memberikan pujian yang sempurna.”
Membalas Kebaikannya Rasulullah (ﷺ) bersabda: “Siapa yang memperoleh kebaikan dari orang lain, hendaknya dia membalasnya. Jika tidak menemukan sesuatu untuk membalasnya, hendaklah dia memuji orang tersebut, karena jika dia memujinya maka dia telah mensyukurinya. Jika dia menyembunyikannya, berarti dia telah mengingkari kebaikannya.”