Wabah penyakit bisa datang tanpa diduga dan menyebar dengan cepat, mengancam kesehatan bahkan nyawa banyak orang. Tapi tahukah kamu? Banyak wabah sebenarnya bisa dicegah atau diminimalisir dampaknya.

Jika kalian mendengar kabar di suatu daerah (terkena wabah) janganlah kalian memasukinya. Jika wabah berada di suatu daerah sedangkan kalian di dalamnya, maka janganlah kalian keluar dari daerah itu untuk menghindari wabah.
Wabah penyakit bisa datang tanpa diduga dan menyebar dengan cepat, mengancam kesehatan bahkan nyawa banyak orang. Tapi tahukah kamu? Banyak wabah sebenarnya bisa dicegah atau diminimalisir dampaknya.
Mobilitas Manusia Bisa Menjadi Faktor Penyebaran Penyakit Perpindahan manusia adalah penyebab utama penyebaran penyakit menular. Karena globalisasi dan transportasi yang mudah, penyakit bisa menyebar sangat cepat dan luas, bahkan menyebabkan pandemi. Tetapi, pengaruh mobilitas manusia terhadap penyebaran penyakit tidak selalu sama. Pengaruhnya tergantung pada tempat (lebih besar di kota dan wilayah ramai dibanding desa terpencil), waktu (lebih kuat di awal wabah, berkurang di fase akhir), dan jenis penyakit (lebih berdampak pada penyakit pernapasan seperti flu dan COVID-19 dibanding penyakit menular seksual).
Sebagai contoh: Di kota-kota besar, jutaan orang commute setiap hari, ada yang naik kereta, bus, atau angkutan umum yang penuh sesak. Satu orang flu di gerbong kereta yang padat bisa nularin ke puluhan orang dalam satu perjalanan. Makanya nggak heran kalau flu musiman selalu lebih cepat menyebar di kota dibanding di desa yang mobilitas orangnya lebih terbatas.
Bagaimana Cara Penyakit Menular dari Orang ke Orang? Melalui Percikan Cairan → Ketika seseorang yang terinfeksi batuk, bersin, atau bahkan berbicara, ia melepaskan droplet (percikan kecil air liur atau lendir) yang mengandung virus atau bakteri. Droplet ini dapat terhirup oleh orang lain yang berada di sekitarnya. Melalui Udara → Penyakit dapat menyebar lewat droplet dan partikel udara kecil yang dapat bertahan lama dan menyebar jauh, terutama di ruang tertutup dengan ventilasi buruk. Melalui Makanan/Air yang Terkontaminasi → Bakteri atau virus juga dapat menyebar lewat makanan atau air yang udah tercemar.
Melalui Kontak Langsung → Sentuhan fisik dengan orang yang terinfeksi, jabat tangan, pelukan, atau ciuman, bisa mentransfer virus atau bakteri dari satu orang ke orang lain. Melalui Kontak Tidak Langsung → Virus atau bakteri bisa bertahan di permukaan benda (handle pintu, handphone, uang, tombol lift) selama beberapa jam bahkan hari.
Pisahkan yang Sakit dari yang Sehat Rasulullah (ﷺ) bersabda: “Jangan tempatkan orang sakit dengan orang sehat sebagai tindakan pencegahan.”