Allah Membalas Sesuai Niat dan Sikap Kita

Riya dalam Ibadah

Words of the Prophetﷺ

Barangsiapa ingin dilihat (orang), maka Allah akan memperlihatkannya. Dan barangsiapa ingin didengar (terkenal di kalangan manusia), maka Allah akan membuatnya terdengar.

Volume3Ch.41No.2381
At-Tirmidzi. (2008). Sunan Al-Tirmithi. Translated by Haytham Kreidly.

Pernahkah kamu shalat dengan lebih khusyuk saat ada orang yang melihat? Atau membaca Quran dengan suara lebih indah ketika ada yang mendengar? Atau bahkan posting ibadahmu di social media dengan harapan mendapat pujian? Mungkin kita sedang terjatuh ke dalam riya, beribadah bukan karena Allah, tapi karena ingin dilihat dan dipuji oleh manusia.

Ancaman bagi yang Memamerkan Bacaan Al-Qur’an Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Mintalah perlindungan kepada Allah dari Lembah Kesedihan." Para sahabat bertanya: "Wahai Rasulullah! Apa itu Lembah Kesedihan?" Beliau menjawab: "Itu adalah jurang di neraka yang darinya neraka sendiri memohon perlindungan kepada Allah seratus kali setiap hari." Mereka bertanya lagi: "Wahai Rasulullah! Siapa yang akan memasukinya?" Beliau menjawab: "Para pembaca Al-Qur'an yang memamerkan amal mereka."

Sebagai contoh: "Alhamdulillah aku udah hafal 10 juz" (dengan niat supaya dipuji) Posting progress hafalan (untuk mencari validasi) Baca Quran di tempat umum (agar orang tahu kalau aku rajin baca Quran)

Berarti tidak boleh posting di sosial media? Boleh saja, asalkan niatnya untuk menginspirasi orang lain atau menyebarkan kebaikan (dakwah).

Catatan Penting: Riya itu urusan hati masing-masing. Jangan jadikan riya sebagai alat untuk menghakimi orang lain. Lihat orang posting ibadah? Jangan langsung bilang "Ah, riya tuh." Kita tidak tahu niat orang lain, jadi lebih baik fokus pada diri sendiri dan tetap berpikir positif tentang mereka.

Riya Lebih Berbahaya Dari Fitnah Dajjal Dari Abu Sa'id: "Rasulullah (ﷺ) menemui kami ketika kami sedang membahas Dajjal", dan bersabda: "Maukah aku beritahukan kepadamu tentang sesuatu yang lebih aku khawatirkan atasmu daripada Dajjal?" Kami menjawab: "Ya", lalu Rasulullah (ﷺ) berkata: "Syirik yang tersembunyi, yaitu ketika seseorang berdiri untuk shalat lalu menghiasi (memperindah) shalatnya, karena ada orang yang memperhatikan shalatnya."

Solusi dari riya bukanlah berhenti posting, berhenti beribadah di tempat umum, atau berhenti berbagi kebaikan. Solusinya adalah terus melatih hati. Sebelum melakukan suatu kebaikan, coba bertanya kepada diri sendiri, "Kalau tidak ada yang tahu, apakah aku tetap melakukan ini?"

Next Article

Read More →
More Topics
TopicsSosialKeimanan

Read the English version: Riya (Showing Off) in Worship

← Browse all articles