Amal Terputus Setelah Kematian

Berharap Kematian

Words of the Prophetﷺ

Sesungguhnya jika salah seorang di antara kamu meninggal dunia, maka terputuslah amalnya, dan tidaklah diperpanjang umur seorang mukmin melainkan dengan kebaikan.

Book35Ch.4No.6485
Muslim. (2018) Sahih Muslim. Translated by A. Hameed Siddiqui.

Pernahkah kamu merasa begitu lelah dengan hidup sampai berpikir, "Lebih baik aku mati saja daripada hidup seperti ini"? Perasaan ini mungkin datang saat menghadapi masalah yang terasa tak tertahankan, seperti penyakit, kemiskinan, atau kesedihan yang mendalam.

Menyerahkan Hidup dan Mati kepada Allah Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Janganlah salah seorang di antara kalian menginginkan kematian karena suatu musibah yang menimpanya.Akan tetapi, jika ia menginginkan kematian, hendaklah ia berdoa, 'Ya Allah, hidupkanlah aku selama hidup itu lebih baik bagiku, dan matikanlah aku selama mati itu lebih baik bagiku.'"

Allah Maha Mengetahui kapan waktu terbaik untuk kita. Apakah lebih baik hidup lebih lama untuk beramal saleh, atau dipanggil pulang sebelum terjerumus dalam dosa. Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Janganlah salah seorang di antara kamu menginginkan kematian, karena jika dia berbuat baik, maka dia akan menambah kebaikannya, dan jika dia berbuat jahat, maka dia akan bertobat kepada Allah."

Dalam QS. Al-A'raf: 34, Allah berfirman: "Setiap umat mempunyai ajal (batas waktu). Jika ajalnya tiba, mereka tidak dapat meminta penundaan sesaat pun dan tidak dapat (pula) meminta percepatan."

Kadang pas lagi terpuruk banget, patah hati, gagal ujian, kehilangan orang tersayang, atau masalah keuangan, kita ngerasa "pengen mati aja."Tapi Islam melarang ini bukan karena Allah nggak peduli sama penderitaan kita, justru sebaliknya. Allah tahu kalau hidup kita masih punya tujuan, masih ada orang yang butuh kita, masih ada kebaikan yang bisa kita kerjakan.Yang kita lihat sebagai jalan buntu, mungkin Allah lihat sebagai gerbang menuju kehidupan yang lebih baik.

Banyak orang yang mikir kematian itu jalan keluar dari masalah. Padahal mati bukan solusi, tapi peralihan. Kita nggak tau apa yang menunggu kita di sana, apakah kita siap menghadap Allah dengan amal yang ada sekarang? Mungkin kalau kita mati sekarang, malah rugi karena belum sempat bertobat, belum sempat berubah jadi lebih baik, atau belum sempat minta maaf ke orang yang kita sakiti. Hidup lebih lama bisa jadi kesempatan untuk memperbaiki itu semua.

Kalau kita sering ngerasa pengen mati atau ada pikiran bunuh diri, jangan tanggung sendiri. Nggak ada yang salah dengan cari bantuan, ke psikolog, konselor, atau orang yang kita percaya. Allah udah kasih kita akal untuk cari solusi, dan minta tolong itu bukan kelemahan, tapi bukti bahwa kita berani menghadapi masalah.

Next Article

Read More →
More Topics
TopicsKeimanankesehatan

Read the English version: Wishing for Death

← Browse all articles