Dosa Bagi Seseorang yang Tidak Memberikan Nafkah

Keutamaan Dalam Menafkahi Keluarga

Words of the Prophetﷺ

Cukuplah seseorang dianggap berdosa apabila ia menahan nafkah dari orang yang berada di bawah tanggungannya.

Book5Ch.12No.2182
Muslim. (2018) Sahih Muslim. Translated by A. Hameed Siddiqui.

Banyak orang berpikir ibadah hanya shalat, puasa, dan sedekah. Padahal, menafkahi keluarga adalah ibadah yang pahalanya sangat besar. Setiap rupiah untuk istri dan anak-anakmu, setiap usaha mencari nafkah, semuanya dicatat sebagai amal ibadah. Inilah keindahan Islam, tanggung jawab duniawi pun bisa menjadi jalan menuju surga.

Pahala Sedekah dari Nafkah kepada Keluarga Ketika seorang Muslim menafkahkan sesuatu untuk keluarganya dengan tujuan mendapatkan pahala dari Allah, maka itu dianggap sebagai sedekah baginya.

Pahala Nafkah Keluarga adalah Sedekah Paling Utama Di antara dinar yang kamu nafkahkan di jalan Allah, atau untuk memerdekakan budak, atau untuk bersedekah kepada orang miskin, atau untuk menafkahi keluarga, maka dinar yang paling besar pahalanya ialah yang kamu nafkahkan untuk keluargamu.

Kebaikan kepada Keluarga Menjadi Pelindung dari Api Neraka Diriwayatkan dari Aisyah (Radiallahu Anha): Seorang wanita datang kepadaku bersama dua putrinya untuk meminta sesuatu. Namun aku tidak menemukan apa pun selain satu butir kurma. Maka aku memberikannya kepada wanita itu. Ia membagi kurma tersebut untuk kedua putrinya dan tidak memakan sedikit pun untuk dirinya sendiri. Setelah itu, ia bangun dan pergi. Kemudian Rasulullah ﷺ datang, lalu aku menceritakan kisah tersebut kepada beliau. Beliau bersabda: “Barang siapa diuji dengan (memiliki) anak-anak perempuan, lalu ia berbuat baik dan bermurah hati kepada mereka, maka anak-anak perempuan itu akan menjadi penghalang baginya dari api neraka.”

Next Article

Read More →
More Topics
TopicsProduktivitasEkonomi

Read the English version: Providing for Your Family is a Noble Act

← Browse all articles