Memperlakukan Hewan Dengan Baik

Makhluk Kecil Pun Layak Mendapatkan Perhatian

Words of the Prophetﷺ

Bertakwalah kalian kepada Allah pada binatang-binatang ternak yang tak bisa berbicara ini. Tunggangilah ia dengan baik-baik, sembelih pula dengan cara yang baik.

Book9Ch.47No.2548
Abu Daud. (2008). Sunan Abu Dawud. Translated by Mohammad Mahdi al-Sharif.

Pernahkah kamu merasa bahwa hewan peliharaan hanyalah 'milikmu' yang bisa kamu perlakukan sesukamu? Banyak dari kita yang meremehkan tanggung jawab terhadap makhluk kecil di sekitar kita, seperti kucing peliharaan, burung di kandang, atau bahkan semut di jalanan. Makhluk sekecil apapun punya hak yang tidak boleh diabaikan, dan Allah akan menanyakan pertanggungjawaban kita atas mereka.

Mengistirahatkan Hewan yang Telah Membantu Pekerjaan Kita Diriwayatkan dari Anas bin Malik: Ia berkata, “Ketika kami turun di suatu tempat peristirahatan, kami tidak akan memulai bertasbih kepada Allah sebelum menurunkan beban-beban dari punggung binatang tunggangan.”

Merawat Hewan Peliharaan Dengan Baik Rasulullah (ﷺ) bersabda: “Seorang perempuan masuk neraka karena seekor kucing yang ia kurung hingga mati, maka dari itu ia masuk neraka karena kucing tersebut,disebabkan ia tidak memberinya makan dan tidak pula memberinya minum di saat ia mengurungnya, dan tidak pula ia membiarkannya memakan serangga di bumi.”

Melayani Hewan Pun Ada Pahalanya "Ketika seorang laki-laki sedang berjalan, ia merasa haus lalu turun ke sebuah sumur dan minum air dari sumur itu. Ketika keluar dari sumur itu, ia melihat seekor anjing terengah-engah dan memakan lumpur karena kehausan yang amat sangat.Orang itu berkata, 'Anjing ini mengalami kehausan yang sama seperti yang baru saja saya alami.' Maka ia turun ke sumur, mengisi sepatunya dengan air, memegangnya dengan giginya, lalu memanjat dan memberi minum anjing itu.Allah pun berterima kasih kepadanya atas kebaikannya dan mengampuni dosanya." Orang-orang bertanya, "Wahai Rasulullah ﷺ! Apakah kami mendapat pahala karena melayani hewan?" Beliau menjawab, "Ya, melayani hewan bernyawa pun ada pahalanya."

Tidak Mengganggu Hewan Sekitar Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud: Kami pernah bersama Rasulullah ﷺ dalam suatu perjalanan. Beliau pergi untuk buang air. Kami melihat seekor burung dengan dua anaknya, lalu kami menangkap anak-anaknya.Burung itu datang dan mulai mengembangkan sayapnya. Rasulullah ﷺ datang dan berkata, "Siapakah yang menyedihkan burung ini atas anak-anaknya? Kembalikan anak-anaknya kepadanya."Beliau juga melihat sebuah perkampungan semut yang telah kami bakar. Beliau bertanya, "Siapakah yang membakar ini?" Kami menjawab, "Kami." Beliau berkata, "Tidaklah pantas menghukum dengan api, kecuali kepada Tuhan pemilik api."

Kadang kita nggak sadar bahwa kita menyiksa hewan lewat hal-hal "kecil", seperti nendang kucing yang lewat, lempar batu ke anjing jalanan, ganggu sarang burung karena iseng, atau sengaja injak semut. "Ah, cuma hewan doang." Tapi faktanya, bahkan mengganggu burung atau membakar semut saja ditegur keras oleh Rasulullah ﷺ. Allah peduli sama semua ciptaan-Nya, sekecil apapun. Empati yang sejati itu nggak cuma untuk sesama manusia, tapi juga untuk semua makhluk yang bisa merasakan sakit. Perbuatan baik sekecil apapun sangat berarti, misalnya memberikan makan dan minum, atau bahkan sekadar nggak ganggu mereka.

Next Article

Read More →
More Topics
TopicsSosial

Read the English version: Even Small Creatures Deserve Care

← Browse all articles