Membunyikan cacat produk atau lebih-lebihkan kualitas adalah godaan besar dalam bisnis. Tapi ingat, satu kebohongan kecil bisa mencabut berkah usahamu.

Dua orang yang melakukan jual beli mempunyai hak khiyar dalam jual belinya selama mereka belum berpisah, jika keduanya jujur dan keduanya menjelaskannya (transparan), niscaya diberkahi dalam jual beli mereka berdua.Dan jika mereka berdua menyembunyikan atau berdusta, niscaya akan dicabut keberkahan dari jual beli mereka berdua.
Membunyikan cacat produk atau lebih-lebihkan kualitas adalah godaan besar dalam bisnis. Tapi ingat, satu kebohongan kecil bisa mencabut berkah usahamu.
Ketika suatu bisnis menjadikan transparansi sebagai prioritas utama, mereka bisa membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan, meningkatkan kepercayaan, dan membedakan diri dari kompetitor.

Studi dari lima eksperimen membuktikan:Perusahaan yang jujur mengungkapkan kelemahan produknya justru mendapat respons lebih positif dibanding promosi standar yang hanya menonjolkan kelebihan.Transparansi tentang kekurangan produk ternyata meningkatkan kepercayaan konsumen, memperbaiki citra perusahaan, dan bahkan mendorong niat pembelian. Ini membuktikan bahwa kejujuran dalam berbisnis bukan hanya soal etika, tapi juga strategi yang menguntungkan.
Sebagai Contoh: Toko A: Foto produk pakai filter maksimal, deskripsi lebay. Pas barang datang? Mengecewakan → review jelek (karena nggak sesuai ekspektasi), komplain banyak → toko mati pelan-pelan. Toko B: Foto apa adanya, bahkan kasih tau kekurangan produk di deskripsi ("Bahan agak tipis, tapi nyaman dipake"). Pas barang datang? Sesuai ekspektasi, bahkan mungkin lebih bagus → review bagus karena sesuai deskripsi, repeat order tinggi, bisnis berkembang. Kebohongan kasih untung cepat, tapi nggak bertahan lama. Kejujuran untungnya pelan, tapi membangun kepercayaan yang bikin bisnis tumbuh jangka panjang.
Transparansi mungkin bikin penjualan awal kelihatan rendah, tapi tenang, itu justru kekuatannya. Kenapa? Karena kamu lagi nyaring customer yang emang cocok sama produkmu. Nah, customer yang cocok ini yang bakal loyal, balik terus buat repeat order, bahkan rela promosiin produkmu gratis ke temen-temennya.
Dari Ibn 'Umar: Rasulullah (ﷺ) bersabda: “Seorang pedagang muslim yang jujur, amanah (terpercaya), dan tulus hatinya akan (dikumpulkan) bersama para Nabi, orang-orang shiddiq dan orang-orang yang mati syahid pada hari Kiamat (nanti)."